Waspada Hujan Lebat di Bali Sampai NTT
Waspada Hujan Lebat di Bali Sampai NTT. Akhir Desember 2025 ini, wilayah Bali hingga Nusa Tenggara Timur (NTT) sedang diwaspadai potensi hujan lebat disertai angin kencang dan petir. Bibit siklon tropis seperti 96S dan 93S di Samudra Hindia selatan jadi pemicu utama, bikin curah hujan tinggi dan gelombang laut naik. BMKG berita harian peringatkan periode 27-29 Desember khususnya rawan, dengan hujan sedang hingga sangat lebat di hampir seluruh kabupaten Bali dan bagian NTT. Dampaknya bisa banjir, longsor, pohon tumbang, sampe gangguan transportasi laut. Buat wisatawan libur Nataru atau warga lokal, ini saatnya siaga—pantau update cuaca biar aman.
Penyebab dan Wilayah Terdampak Hujan Lebat
Hujan lebat ini dipicu kombinasi bibit siklon tropis dan seruakan dingin dari Asia, plus La Niña lemah yang perkuat awan hujan. Bibit 96S di selatan NTB punya peluang sedang jadi siklon, bikin hujan intens di Bali (seperti Bangli, Karangasem, Tabanan, Buleleng) dan NTT. Pada 27-29 Desember, hampir semua kabupaten Bali masuk level waspada: Badung, Denpasar, Jembrana, Klungkung, sampe Gianyar. Di NTT, potensi siaga hujan sangat lebat, terutama pesisir selatan dan timur.
Angin kencang capai 43 km/jam, gelombang laut di selatan Bali-NTT bisa 2,5-4 meter—bahaya buat nelayan atau kapal penyeberangan. Curah hujan prediksi capai 91 mm/hari di Bali, lebih tinggi di NTT karena LPA di Laut Banda.
Potensi Dampak dan Risiko Bencana
Hujan deras ini rawan picu banjir bandang, genangan di kota seperti Denpasar atau Kupang, dan longsor di lereng gunung Bali atau bukit NTT. Pohon tumbang dan listrik padam juga sering ikut, apalagi di wilayah rawan seperti Karangasem atau Timor. Gelombang tinggi ancam pelabuhan dan wisata bahari—Samudra Hindia selatan Bali sampai NTT kategori rough sea.
Di libur Nataru, ini tambah risiko: jalan licin, macet, atau penundaan penerbangan. BMKG imbau hindari aktivitas outdoor sore-malam, karena hujan puncak biasa jam segitu.
Tips Waspada dan Persiapan Saat Hujan Lebat
Siapkan payung, jas hujan, dan pantau app infoBMKG atau situs resmi. Nelayan jangan melaut kalau gelombang tinggi, wisatawan tunda trip pantai selatan. Di rumah, bersihkan saluran air biar nggak banjir, dan stok makanan cadangan kalau listrik mati. Pengendara hati-hati jalan basah, jaga jarak aman. Pemerintah daerah sudah siagakan tim BPBD—laporkan cepat kalau ada genangan atau longsor.
Kesimpulan
Waspada hujan lebat di Bali sampai NTT akhir Desember ini penting banget, apalagi dipicu bibit siklon dan dinamika atmosfer global. Potensi banjir, longsor, dan angin kencang nyata, tapi dengan persiapan matang, risiko bisa diminimalkan. Libur Nataru tetap enjoy, tapi utamakan safety—pantau update BMKG setiap hari. Semoga cuaca cepat membaik, dan kita semua aman di akhir tahun ini. Stay safe, ya!
