Pembongkaran Tiang Monorel Akan Dilakukan Saat Malam Hari
Pembongkaran Tiang Monorel Akan Dilakukan Saat Malam Hari. Pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jakarta akan segera dimulai. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memutuskan proses ini dilakukan pada malam hari untuk minimalkan gangguan lalu lintas di siang hari. Rencana ini diumumkan awal Januari 2026, dengan tahap pertama fokus di kawasan Rasuna Said dan sekitarnya. Tiang-tiang beton warisan proyek gagal itu sudah bertahun-tahun jadi penghalang estetika kota dan keselamatan pejalan kaki. BERITA BASKET
Alasan Pembongkaran Malam Hari: Pembongkaran Tiang Monorel Akan Dilakukan Saat Malam Hari
Pembongkaran malam hari dipilih karena lalu lintas Jakarta siang hari sangat padat, terutama di koridor bisnis seperti Kuningan dan Senayan. Dinas Bina Marga khawatir penutupan jalan parsial di jam sibuk tambah kemacetan parah. Dengan malam hari, volume kendaraan jauh lebih rendah, sehingga rekayasa lalu lintas lebih mudah diterapkan tanpa tutup jalan total.
Proses ini mulai pukul 22.00 WIB hingga 05.00 WIB, dengan pengawasan ketat dari Dishub dan polisi lalu lintas. Petugas akan pasang rambu pengalihan dan lampu penerangan ekstra untuk jaga keselamatan pekerja serta pengendara malam. Pendekatan ini sudah terbukti efektif di proyek infrastruktur sebelumnya, seperti revitalisasi trotoar dan saluran air.
Persiapan dan Tahapan Pembongkaran: Pembongkaran Tiang Monorel Akan Dilakukan Saat Malam Hari
Persiapan sudah matang sejak akhir 2025, termasuk koordinasi dengan kejaksaan untuk aspek hukum karena aset milik pihak swasta yang mangkrak. Pemprov ambil alih setelah ultimatum tidak ditindaklanjuti. Alat berat seperti crane dan pemotong beton siap pakai, dengan tim khusus yang terlatih.
Tahap pertama target selesai dalam beberapa bulan, mulai dari tiang di Rasuna Said yang paling mengganggu. Material besi dari tiang akan didaur ulang untuk proyek lain, sementara beton dihancurkan dan dibuang sesuai aturan lingkungan. Setelah bersih, lahan bekas tiang dipakai pelebaran jalan dan trotoar lebih lebar.
Manfaat Jangka Panjang bagi Warga
Pembongkaran ini beri banyak manfaat. Kawasan jadi lebih rapi, aman bagi pejalan kaki, dan alur lalu lintas lebih lancar. Kajian Dishub prediksi kemacetan di koridor Rasuna Said bisa turun hingga 15-20 persen setelah tiang hilang. Estetika kota meningkat, dukung citra Jakarta sebagai metropolis modern.
Warga sekitar sudah lama tunggu langkah ini, karena tiang sering jadi penghalang pandangan dan rawan kecelakaan. Proses malam hari juga kurangi gangguan suara dan debu bagi penghuni sekitar di siang hari.
Kesimpulan
Pembongkaran tiang monorel malam hari jadi solusi cerdas untuk atasi proyek mangkrak tanpa tambah beban lalu lintas Jakarta. Dengan persiapan matang dan koordinasi lintas instansi, proses ini harap berjalan lancar dan selesai tepat waktu. Akhir dari tiang-tiang beton itu buka peluang tata kota lebih baik, dari jalan lebih lebar hingga pedestrian ramah. Langkah Pemprov ini tunjukkan komitmen rapikan ibu kota sambil jaga kenyamanan warga sehari-hari. Ke depan, Jakarta diharap semakin nyaman dan tertata rapi.
